Selamat datang di Serambi Laravel, di blog ini Anda akan mendapatkan sensasi belajar Laravel lebih asyik dan mudah tentunya. Pada seri #BelajarLaravelDasar ini kita akan belajar dari dasar banget tentang framework Laravel.

Daftar Isi [Seri Belajar Laravel Dari Dasar]

Sebenernya Framework itu apa sih?

Sebelum kita masuk ke pembahasan tentang Framework Laravel. Alangkah baiknya saya akan jelaskan sedikit tentang, apa sih itu framework?

Framework bisa kita artikan sebagai kerangka kerja, aturan main, atau standar penulisan koding. Karena pada dasarnya tiap-tiap pemikiran programmer beda-beda. Dan tentu kreasi kodingan yang ditulis oleh programmer juga akan memiliki struktur yang berbeda. Maka hal ini akan menimbulkan masalah jika ada satu project pembuatan aplikasi dikerjakan oleh banyak programmer. Bisa Anda bayangkan, tentu ini akan sangat sulit sekali, jika tiap-tiap programmer menggunakan style kodingan masing-masing.

Nah, dari permasalahan itu maka hadirlah yang namanya framework. Framework ini digunakan untuk menghandel permasalah tersebut. Sehingga programmer bisa bekerja untuk menulis kodingan sesuai dengan aturan main dari framework tersebut. Atau dengan kata lain, supaya style kodingan yang tulis nantinya bisa seirama.

Dengan seperti itu, hasil kodingan yang dihasilkan nantinya akan mudah untuk di maintenance dan lebih mudah untuk dikembangkan lagi. Disamping itu juga kodingan akan lebih terstruktur rapih dan pengerjaan lebih cepat. Kira-kira gambarannya seperti itu, tentang framework.

Apa itu Laravel? Emm….

Laravel adalah sebuah framework/ kerangka kerja yang digunakan untuk membangun sebuah aplikasi berbasis web dengan menggunakan bahasa PHP.

Nah, jika Anda belum tau PHP. Ini adalah bahasa pemrograman yang mana bahasa ini dikhususkan hanya untuk pengembangan website disisi server. Atau bisa kita sebut bahasa Back-End untuk aplikasi jenis web. Dan PHP ini adalah salah satu bahasa yang cukup tua ya, khususnya untuk web.

Jika Laravel sebagai framework PHP, apakah ada framework-framework PHP lain diluar sana selain Laravel?

Jawabnya ada, cukup banyak.

Seiring berjalannya waktu dengan cukup pesatnya pengguna PHP ini. Maka diiringi pula munculnya berbagai framework PHP. Ada banyak framework PHP sebenarnya, diataranya:

  1. Laravel
  2. CodeIgniter
  3. Sympony
  4. CakePHP
  5. Yii
  6. Zend Framework
  7. Phalcon
  8. FuelPHP
  9. PHPixie
  10. Slim
  11. Dll.

Banyak sekali framework PHP yang pernah tranding/ pupuler dimasa kejayaan tiap-tiapnya. Ada juga, seiring dengan berjalannya waktu ketenarannya pun satu persatu mulai tumbang. Nah, jika kita singgung soal ketenaran. Saat ini 2 framework PHP yang masih cukup eksis dan banyak penggunanya ada 2, yaitu Laravel dan CodeIgniter.

Kedua framework ini sampai saat ini masih banyak developer/ programmer dan perusahaan besar menggunakannya. Jadi, sebenarnya ada 2 opsi antara menguasai Laravel atau CodeIgniter. Karena keduanya sangatlah powerful untuk kita gunakan dalam pengembangan aplikasi website. Atau jika Anda menguasai keduanya, tentu akan lebih baik.

Pada topik ini, saya akan berfokus pada Laravel, namanya juga blog Serambi Laravel. Tentu disini akan lebih berfokus untuk pembahasa Laravel. Wkwk….

Sejarah Singkat

Jadi Framework Laravel ini, pertama kalinya dibuat oleh seseorang yang bernama Taylor Otwell. Apa yang mendasari beliau untuk membuat Framework Laravel ini? Alasannya cukup simple sebenernya, Taylor Otwell ingin memciptakan suatu framework PHP yang lebih powerful dari framework-framework lainnya dan lebih up-to-date. Beliau ingin menciptakan framework yang lebih hebat dari CodeIgniter. Kemudian proyek ini dimulai pada April 2011, lalu framework Laravel dirilis untuk diperkenalkan pertama kali pada 09 juni 2011 dengan versi beta. Dan tetap eksis sampai saat ini, sekarang Laravel sudah rilis ke versi Laravel 8.

Framework Laravel merupakan framework yang dibangun dengan konsep MVC (Model-View-Controller). Dimana dalam strukturnya direktorinya Framework Laravel ini memisahkan antara: model, view, dan controller. Sehingga struktur dari kerangka kerja ini akan lebih rapih dan mudah untuk di maintenance nantinya.

Itulah sedikit gambaran singkat dari sejarah awal mulai, kenapa Framework Laravel bisa lahir ke permukaan bumi ini.

Pada seri belajar Laravel dasar selanjutnya kita akan membahas tentang [2] Instalasi Kebutuhan Untuk Memulai Project Laravel. Pada materi selanjutnya saya akan membahas apa saja software-software yang akan kita butuhkan untuk memulai project Laravel dan bagaimana cara menginstalnya.

Saran dari saya supaya materi berseri ini bisa maksimal belajarnya, alangkah baiknya Anda mengikuti seri ini dengan berurutan. Supaya apa yang saya sampaikan pada artikel di blog ini bisa Anda pahami dengan sebaik mungkin.

Semoga artikel ini bisa memberikan manfaat untuk Anda semua, jangan lupa untuk share ke temen-temen programmer lainnya. Salam sukses programmer…

“Tentukan 1 Framework, fokus dan tekuni sampai Anda ekspert, setelah itu coba yang lain”

https://blog.abdan.xyz/
Do you like Abdan Zam Zam Ramadhan's articles? Follow on social!
Comments to: Laravel Dasar [1] Sekilas Tentang Framework Laravel

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Attach images - Only PNG, JPG, JPEG and GIF are supported.